MENGHINDARI RIBA, CARANYA GIMANA ?



Sumber : (https://www.vibiznews.com/2022/03/09/rupiah-rabu-siang-menguat-ke-rp14-380-usd-penguatan-hari-keduanya/)

Istilah riba sederhananya menggandakan atau memperbanyak uang dengan cara yang tidak etis (senang diatas penderitaan orang lain).
Sadar atau tidak, riba sudah mengepung kita dimana-mana. Dimulai dari sistem bunga Bank Konvensional, leasing kendaraan, kpr rumah, kredit barang online/offline, sampai e-money (fintech) yang sangat marak akhir-akhir ini. Kita seakan biasa saja dan mungkin sudah terbiasa hidup ditengah-tengah kebiasaan orang YAHUDI ini !.
Kebanyakan orang mungkin beranggapan, "ah susah zaman gini keluar dari lingkaran Riba!" sulit karena kita mempersulit diri sendiri dengan berbagai alasan, tidak ingin membuat pola sendiri, tidak ingin belajar mengenai syaria't Islam

1. Uang pada hakikatnya adalah alat tukar, bukan komoditas seperti sekarang, yang mana "dimanfaatkan" oleh Lembaga Keuangan (Bank dkk). Lawan Riba adalah jual beli. Islam mengajak kita untuk jual beli (Al- Bai’). Jangan biasakan dikit-dikit kredit barang deh kalo ga perlu, kita bisa kumpulkan uang dulu dari menjual barang lama misal, dapetin uang dari reseller bisnis online (akad wakalah). Kalo tetep mau kredit, pastika tidak ada unsur Riba.
2. Soal Bank gimana ? kalo uang dikit simpan aja di rumah, kalau milyaran ? beliin aja aset propety, uang menengah ? boleh simpan di Bank Konven, tapi saldonya dikit aja, jadi kita ga akan dapet Riba (Bunga) tiap bulan, malah rugi terpotong oleh biaya admin toh ? Sisanya simpan di Bank Syari'ah dengan akan wadi'ah (titipan, uang ente ga akan diputer bank, jumlah segitu-gitu aja, tenang sob)
3. Perlahan beralih dan mendukung lembaga-lembaga syariah, Bank Syari'ah emang belum full syar'i, tapi kalau bukan kita sebagai muslim yang mendukung siapa lagi ??? buat Bank Konven hancur ! dan semua menjadi syar'i (cita-cita kita). Masih takut ke Bank Syari'ah ? pelajari soal akad-akadnya, pastikan anda paham dan paksa Bank Syari'ah buat syar'i !
4. Perbanyak istighfar dan memohon ampunan pada Allah SWT.
Wallahu a'lam bish-shawabi


Komentar