Dalam artikel kali ini saya akan coba menjelaskan pos-pos pengeluaran yang jika tidak direncanakan atau tidak dibuat posnya, akan cukup menyulitkan keuangan kita. Apa saja ? let's check them out.
1. Dana Darurat
Mengenai pos yang satu ini, banyak banget deh pakar keuangan yang selalu bahas, karena begitu pentingnya dan harusnya pos ini. Banyak yang buat aturan mengenai pos ini, mulai dari persentasenya lah, perbandingan dengan pengeluaran rutin lah dan lain-lain aturan. Dana darurat ini digunakan sesuai dengan namanya, yakni saat keadaan darurat atau mendesak. Apa saja sih ? biasanya yang paling penting itu kesehatan, tentu dana ini bisa kita gunakan jika kita harus terpaksa berobat atau paling buruknya harus dirawat, tapi mudah-mudahan jangan sampai ya gaes ! Kebayang kan kalo ga ada uang darurat ini, kamu dalam kondisi sakit gada uang. hmhmhm. Sebagian orang nyimpan uang untuk kesehatan ini di Asuransi, pilihan di tangan anda. Darurat lainnya biasanya berhubungan dengan Rumah, yap terkadang ada pengeluaran tak terduga dari pemeliharaan rumah kan ! kayak benerin air rusak, keramik rusak, tembok dll. Darurat lain bagi yang sudah punya anak bisa kayak beli buku tiba-tiba, bayar les dll, tapi beberapa orang buat pos khusus pendidikan untuk yang satu ini. Jumlah dana darurat ideal berapa sih ? yang pasti harus besar, banyak yang bilang 2 sampai 4 kali pengeluaran rutin bulanan. Kalo menurut saya, sesuaikan lagi dengan proporsi cash in kamu, jangan sampai dana darurat ada, tapi kebutuhan primer tidak terpenuhi.
2. Pajak Kendaraan atau Rumah
Ini yang terkadang tidak terpikirkan oleh sebagian orang, ngerasa bukan pengeluaran rutin, jadi banyak yang tidak mempersiapkan. Padahal dalam setahun jika punya minimal 1 motor dan 1 mobil, pajak bisa mencapai jutaan lebih, apalagi kalo punya kendaraan atau rumah lebih kan kebayang. Pos ini wajib anda anggarkan/sisihkan dari penghasilan anda, jadi tidak kaget ketika harus bayar pajak.
3. Servis Kendaraan Bermotor
Beberapa rekan saya selalu merasa kaget ketika harus bayar servis mobilnya yang mahal, padahal kalo dilihat faktanya servis mobil rata-rata cuma 1-3 kali setahun, dan nominalnya bisa sampai jutaan. Kalau yang punya motor aja ga beda jauh sih, 3-4 kali servis dalam setahun dan bisa sampai jutaan juga. Kaget jika tidak di planning sih, atau tidak menyisihkan dana per bulan untuk ini. Coba simulasi menyisihkan uang 200rb per bulan dalam setahun, uang bisa terkumpul Rp 2.400.000. kira-kira ketutup ga ? kalo kata saya mah ketutup sih, jadi atur aja berapa yang harus disisihkan.
4. Keinginan
Biasanya pos ini diperuntukkan untuk yang punya cita-cita beli barang tertentu, baiknya ini punya pos juga, jadi ga sembarang ngeluarin uang untuk beli barang yang dimau, padahal baru dapat gaji, terus antum sisa hidup sebulan mau makan apa ? hihi. Cara simplenya set tujuan mau beli apa, ketahui harganya, ketahui berapa yang harus disisihkan per bulan. Disiplin ! that's it !
5. Trip and Travelling
Banyak orang yang suka travelling untuk sekedar liburan atau melepaskan penat. Bagusnya travelling itu direncanakan dalam setahun berapa kali, mau kemana, naik apa, berapa lama, tinggal dimana dll, semua terstruktur agar biaya travelling bisa disiapkan.
6. Pengembangan Diri
Saya rasa bagi orang yang ingin maju, pos ini harus dianggarkan. Jangan sampai kita berada di tempat yang sama terus, level yang sama terus, kita harus terus melakukan pengembangan diri, apapun profesi anda. Dengan skill yang semakin diasah, bukan tidak mungkin kita bisa berada di posisi level sejahtera kemudian. ya kan ? Pengembangan diri mencakup seperti mengikuti pelatihan, seminar, workshop, sertifikasi, bisa juga beli buku atau alat-alat untuk pengembangan diri dan kemampuan. Jangan cuma cari yang gratisan, karena biasanya yang gratisan kurang powerful dan valuable dibanding yang berbayar bos
7. Berqurban
Ini nih yang momen dengan kondisi saat ini. Orang muslim bagusnya Qurban dong cuy, jangan beli HP bisa, sepeda bisa, motor bisa, eh qurban ntar dulu aje , parah beud !. Nah ini bisa jadi alasan kalo ga disiapkan dana nya dari jauh-jauh hari. eh pas mau idul adha , malas alesan gada duit, padahal kalo niat kuncinya, InsyaAllah bisa berqurban. Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk dapat berqurban tahun ini. Amiin.
Kalo kamu mau nambahin pos atau ngurangin sob ???, segini aja uda engap kan bos ??
Monggo

Komentar
Posting Komentar